Karya Fotographer Amatir, Andiyan Lutfi Telah Mendunia

JIPUTRO.net – “Savagely torn to pieces: The astonishing photo of how a colony of ants dealt with a fly that invaded their territory” begitulah headline dalam rubrik Science and Technology di Dailymail, surat kabar ternama di Inggris  pada tanggal 13 januari 2011. Siapakah yang berhasil mengabadikan momen alam yang menakjubkan dengan kameranya tersebut, tidak disangka beliau adalah Andiyan Lutfi, fotografer amatir asal Cibinong, Jawa Barat.

Sebetulnya Andiyan bukan pendatang baru di dunia fotographer karena sebelumnya beliau sudah banyak memperoleh beberapa penghargaan bergengsi, seperti :

Penghargaan :

1. Juara 2 Foto Tema Nature di Jakarta Photo Club 2008

2. Foto Macro Terpilih untuk Voucher Indosat 2009

3. Juara 1 Lomba foto TVS motor di Jakarta 2010

4. Foto terpilih dalam lomba warna Indonesia oleh pihak Bumi resources 2010

5. Juara 2 Macro critter contest Amerika 2010

6. Bronze Medal untuk kategory soft copy dalam lomba Salon Foto Indonesia 2010

7. The Best Macro dalam lomba Salon Foto Indonesia 2010

8. masuk 20 Photografer Of the year 2010 versi majalah digital camera (Photoradar.com) untuk kategori Wildlife

Workshop :

1. Jakarta photo Club dengan tema : available light for Macro fotografi

2. Indosat Photo hunt dengan tema : Macro fotografi

3. Universitas Yarsi dengan Tema : fotografi macro dalam kaitannya dengan forensik.

Namun beliau dengan rendah hati tetap senang dengan label Fotographer Amatir, karena memang Andiyan tidak menjadikan fotografi sebagai profesinya.

Foto yang dihasilkan Andiyan tergolong dalam fotografi makro, yaitu jenis fotografi yang membuat pembesaran terhadap suatu obyek atau bisa dikatakan fokus terhadap obyek mikro. Fotografi ini sangat berguna untuk ilmu pengetahuan, misalnya dalam identifikasi spesies baru.

 

Force in numbers: A hapless fly is devoured by red ants after landing in their midst. This macro photo was taken in Cibinong Village, Indonesia, by amateur photographer Andiyan Lutfi - Dailymail

Force in numbers: A hapless fly is devoured by red ants after landing in their midst. This macro photo was taken in Cibinong Village, Indonesia, by amateur photographer Andiyan Lutfi - Dailymail

 

Dalam salah satu hasil jepretannya, tampak koloni semut sedang menyerang seekor lalat yang berusaha masuk ke teritorinya. Foto ini menggambarkan perilaku semut yang mati-matian mempertahankan wilayahnya dari “makhluk” asing.

Adapun jenis semut yang tampak pada foto-foro Andiyan adalah semut merah atau biasa disebut semut rangrang. Jenis semut ini adalah salah satu yang paling sering ditemukan di taman. Diketahui, jenis semut merupakan satu di antara 11.000 jenis semut yang ada di dunia. Mereka hidup dalam koloni. Ada yang berperan sebagai pekerja, pejantan, serta menjadi ratu. Semut ini juga memiliki penyengat. Walau ukurannya kecil, sengatannya bisa terasa menyakitkan.

Andiyan menuturkan pada harian Dailymail , ia memotret semut-semut tersebut di bawah pohon mangga di halaman rumahnya. ”Saya sering melihatnya dan saya pikir mereka luar biasa,” ujarnya. Tentu, orang terpukau dengan fotonya. Karena dari jepretannya itu, semut-semut merah tersebut tampak mampu bercerita sendiri. (jw/jiputro.net)

TAKSIR DANA ANDA UNTUK BELI KEBUN. KLIK LINK DIBAWAH INI !!

About jiputro

Berbagi informasi dan peluang usaha mengenai hasil pengalaman Jiputro selaku pemilik perkebunan di Lampung - CV.ATM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.